Libur semester telah tiba. Tidak terasa bulan depan aku akan memasuki tahun pertamaku di jenjang SMP. Disaat libur panjang seperti ini kegiatanku hanya makan, tidur dan main game. Kegiatan monoton yang selalu kuulang setiap liburan. Karena itu bundaku selalu memarahiku. Aku rasa tidak lama lagi akan ada petir yang bergemuruh hebat mendatangiku. “Astagfirullah Aldo! Kamu tuh yah, tiap hari kerjaannya main game mulu! badanmu tuh cium, bau kambing. Kayak gaada air aja di rumah ini.” omel Bunda sambil mendekat menghampiriku. “Sana cepat mandi! sebelum Bunda seret kamu ke kamar mandi.” ucap Bunda. “Ckk, iya-iya bun.” dengan malas aku mengambil handuk dan berjalan ke kamar mandi. “Oh ya, nanti siang kita ke kampung. Bunda sama Ayah mau ziarah sekalian bersihin kuburan nenek dan kakekmu. Jadi untuk beberapa hari kita di sana.” ucap Bunda. “Iya Bun.” ucapku mengiyakan dan bergegas mandi, karena waktu sudah menunjukkan pukul 11.00 siang. Pukul 12.00 siang, kami sudah keluar rumah dan seger...
Aku hanya menikmati cinta di layar kaca, kertas, tulisan, angan pikiran dan orang-orang yang bahagia akan cintanya Tapi tidak pernah sedikitpun aku nikmati cinta di hidupku Senang melihat dan merasakan bahagia cinta tersebut dari luar Tapi tidak pernah sedikitpun siap untuk merasakan dari dalam Keraguan Pengalaman Yang terdengar Yang terlihat Menimbulkan ragu yang berkepanjangan Hah... sendiri dan hanya menikmati Kurasa sudah cukup untuk waktu yang tak bisa ditebak f.z
Komentar
Posting Komentar